Hukuman JITU utk KORUPTOR 19
Senin, 9 Nov '09 13:53
Hai…apakah bener tuh, omongan para politikus, praktisi, dan orang-orang emosional yang menginginkan para koruptor harus mendapatkan hukuman mati untuk menimbulkan efek jera??? Malah ada yang menyarankan jangan dihukum mati, dihukum seumur hidup aja…Ada pula yang menyarankan dihukum mati dengan cara digantung, lalu jasadnya dipertontonkan selama 7 hari dimuka umum.
Intinya, mereka berlomba, bagaimana memberikan hukuman sesadis-sadisnya buat koruptor, sehingga menimbulkan efek jera…
Apa iya bisa jera…
Korupsi kan sebenarnya penyakit masyarakat, atau penyakit sosial, sehingga dapat dipastikan penyebabnya adalah kehidupan sosial dimana sipelaku berada…
Dan terkadang yang mendapatkan hukuman adalah aktor utama atau mungkin sang pelaku hanya stuntman semata, karena, aktor intelektualnya mungkin (sangat mungkin) adalah keluarga. Baik sadar maupun tidak sadar, mungkin (sangat mungkin) keluarga sebagai strata terendah kehidupan sosial menjadi aktor intelektual atau trigger bagi keberlangsungan tindakan korupsi sang koruptor. Kan bapak hanya ingin memberikan yang terbaik dan membahagiakan keluarga…
Istri ingin beli Honda Civic, anak-anak pengen sekolah disekolahan yang favorit, masa istri pejabat naek angkot dan anak-anak pejabat disekolah Inpres (Negeri)…Ya ngak asyik lah, secara pergaulan kan ngak gaul gitu lho…
Pelan tapi pasti, rongrongan pemenuhan kebutuhan hidup ala istri dan anak pejabat, membuat sang bapak putar otak untuk memenuhi hasrat keluarga tersebut.
Nah…ngak mau panjang-panjang ah…mungkin, perlu dipikirkan suatu hukuman sosial bagi kejahatan sosial seperti korupsi ini. Jika dinamika kejadiannya seperti yang diatas, maka saya usulkan nih, bagaimana kalo keluarga ikut juga mendapatkan hukuman, yang sifatnya hukuman sosial, biarlah bapak yang mendapatkan hukuman badannya. Konkritnya, keluarga inti (istri&anak) dan keluarga keatas 1 derajat (ayah ibu dari sang koruptor beserta keluarga serta ayah ibu dari istri beserta keluarga) dan kebawah 1 derajat (keluarga dari anak sang koruptor) mengenakan suatu tanda pengenal khusus/badge dibaju mereka (seperti jaman NAZI, dimana kaum Yahudi mengenakan tanda pengenal khusus) bunyinya: KELUARGA KORUPTOR, dan wajib dipakai setelah sang koruptor divonis bersalah hingga sang koruptor selesai menjalani masa tahanan, disini tidak ada hukuman mati, untuk hukuman maksimal, hanya hukuman seumur hidup. Jika sanksi ini (saksi mengenakan badge) dilanggar beberapa kali, maka sang pelanggar dikenai hukuman badan juga dengan proses sidang atau ada suatu penetapan/aturan tertentu.
Jika dilaksanakan, efek jera akan segera terlaksana. Bisa dibayangkan jika, pemimpin negara kita punya keluarga yang menjadi KORUPTOR, dia kemana-mana akan pakai badge “KELUARGA KORUPTOR”....
Tag: buaya, cicak, sby, koruptor, Aulia Pohan, hukuman, hukuman mati, hukuman gantung, siksa, mati, cecak, cicak vs buaya
Terkait:
-
SBY [Keputusan Yang SALAH dan MAHAL]
Senin, 9 Nov '09 12:10 -
Mari Dukung KOMODO sebagai 7 Keajaiban Dunia
Rabu, 31 Mar '10 20:10 -
Generasi Garuda dan Evan Brimob
Selasa, 10 Nov '09 10:53

Hermawan Sulistyo, Pengamat Politik

Komentar:
KALO BISA MUTILASI!!!!!
Atau bung guawijaya ini suka suatu yg PROVOKATIF???
Hihihihi....
Gimana, SBY berani ngak? Klo berani, rakyat akan semakin cinta.....
makanya kalau ga mau bapaknya dihukum mati, anak istrinya harus bisa nahan diri..
Hukuman MATI bagus, tapi tidak berdampak secara sosio kultural rakyat Indonesia dengan pola perilaku seperti diatas.
Atau bagaimana kalo digabungin....PELAKUNYA "MATI", yang lainnya pake BADGE....
MANTABS sepertinya....
Ayo, pimpinan negara, berani ngak???
tapi ntar dia kan bisa berargumen, ini semua adalah ranah DPR karena semua peraturan perundang-undangan diputuskan di DPR. pemerintah hanya menjalankan aja.. jadi yang mesti kita pertanyakan juga, bahwa berani ga pemimpin nasional dan para wakil rakyat kita mewujudkan hal ini??
di TATO aja di jidat!!! ato di muka..
biar malu!!!
macam maraknya artis yang menjada kini jadi mode.
http://faktakrimi…rdpress.com/
Jiaaahh... kemana2 kok ketemunya KORUPTORRR
Silahkan login untuk memberikan pendapat