Ternyata Ibu Minah sempat diperas Polisi 15
Jumat, 20 Nov '09 09:07
Thread atasnya gw potong krn isinya seputar sidang dan vonis
yang hebat dr polisi kita ya ..yg ini
Diperas Polisi
Sementara itu, sebelum sidang dimulai, Minah sempat bercerita, bahwa ia sempat dimintai sejumlah uang oleh oknum polisi dari Polsek Ajibarang. Dua hari sebelum sidang putusan digelar, ada empat oknum polisi yang datang ke rumah Minah dan meminta uang untuk ongkos sidang.
"Katanya uangnya untuk biaya sidang saya, saya sampai utang ke tetangga Rp 50 ribu. Tetapi ternyata sidang sekarang ini saya berangkat sendiri, mbayar angkutan dan bis juga sendiri," tutur Minah.
Tetangga Minah juga membenarkan cerita nenek dengan belasan cucu tersebut. "Saya juga tahu Bu Minah dimintai uang oleh polisi itu, kasihan betul, sudah tua terkena kasus hukum, masih dimintai uang pula, benar-benar tidak punya hati nurani," kata tetangga Minah tersebut
http://www.jakartapress.com/news/id/10021/Hakim-Menangis-Saat-Jatuhkan-Vonis.jp
Tag: hebatnya polisi kita
Siapa saja yang merating artikel ini:
-
cahPamulang: Responsif
-
ordni: Perlu
-
Herman Saksono: Responsif
-
Andrie-SV: Responsif
-
Cicak Politikana: Responsif
-
didinu: Penting
-
sfajar84: Penting
-
mw_rofi: Responsif
Hermawan Sulistyo, Pengamat Politik

Komentar:
--------------
ini namanya Cakus (Calo Kassus) kalau versi Polisi
versi Kejaksaan namanya Cakil (calo Keliling)
kalu versiku tetep saja BEDEBAH!
biar bagaimanapun kita harus tetap mencintai negri ini dan berusaha untuk membangun negri ini.
sabarlah wahai anak bangsa
Cerita ini tidak aktual lagi (sudah basi), sebab sudah banyak terdengar seperti itu tuh... entah dengan dalih dan modus operandi yang lain, intinya ya memaksa orang...
dimata saya Bapak adalah seseorang yang sembunyi dibalik pohon rimbun yg menutupi tanda dilarang belok kiri dan membunyikan peluit waktu saya belok kiri...
Pakpol - oh pakpol...
dimata saya bapak merajai semua wilayah Indonesia... upeti2 regular pun otomatis diberikan.... sudah masuk SOP setiap perusahaan deh kayaknya... hrs ada budget sebagai sesembahkan biar "AMAN" & tidak dikerjain...
Endak aktual, endak relevan dibahas sebab sudah menjadi keniscayaan umum....
Kan ada pepatah : "kalau kehilangan kambing, bisa (malah) kehilangan sapi kalau...."
Semoga datang suatu jaman dimana ada polisi baik, saya hanya bisa berdoa dan mendoakan...
Jawabnya selalu sama: karena pihak lawan mereka kaya - biasanya corporation -- mengapa kalau kaya diusut? Karena mereka membayar!!
Shocking, bahwa rata2 perusahaan itu membayar "retainer fee" ke polisi, jaksa bahkan hakim. Retainer fee maksudnya adalah bayaran bulanan (spt gaji tetap) agar setiap saat dibutuhkan bisa langsung dipanggil (kalau ada kasus besar tambah lagi, kasus kecil di cover fee).
Biasanya retainer fee ini dibayar ke pengacara - di Indonesia dibayarkan ke penegak hukum lainnya.
Ini adalah kejahatan budaya...
Silahkan login untuk memberikan pendapat